RSS

STRIKER YANG TIDAK BERSINAR DI CHELSEA

01 May

Andriy Shevchenko (30 MP)

Didatangkan dari AC Milan dengan status bomber paling menakutkan di eropa dengan catatan rekor pribadi yang mentereng tidak membuat pemain yang satu ini bisa beradaptasi dengan baik bersama klub barunya Chelsea. Pada debutnya dia langsung mencetak gol pada pertandingan Community Shield lawan MU dan membuat fans Chelsea berharap banyak dari dirinya. Akan tetapi setelah debutnya itu dia seperti kesulitan menemukan permainan terbaiknya bersama teman-teman barunya di Chelsea. Bahkan beredar kabar pada saat itu pelatih Chelsea Jose Mourinho kurang suka dengan kedatangan Shevchenko ke Chelsea. Pada akhirnya ia dilepas ke Dynamo Kyiev setelah sempat dipinjamkan ke klub lamanya AC Milan selama setengah musim.

Fernando Torres (50 MP)

Pada saat Torres tiba di akhir bursa transfer musim dingin, fans Chelsea sempat bangga bisa mendapatkan tanda tangan seorang bomber bahaya di liga Inggris. Pada saat itu Torres merupakan striker andalan nomor satu Liverpool. Namun seiring berjalannya waktu Torres tidak bisa menemukan kepercayaan dirinya sehingga kesulitan menemukan permainan seperti ia membela Liverpool. Mungkin ada beban tersendiri bagi Torres dengan price-tag nya yang memecahkan rekor transfer di liga inggris.

Adrian Mutu (15,8MP)

Mutu didatangkan setelah tampil bagus di Parma, Verona dan Timnas Rumania. Empat gol ia cetak dalam tiga laga perdananya bersama Chelsea, namun pada akhir musim ia cuma bisa menorehkan 10 gol saja.

Namun yang jadi noda adalah buruknya sifat Mutu di luar lapangan. Pada September 2004, Mutu gagal lolos tes urine yang tercemar kokain. Dia terkena skors tujuh bulan dan denda £20.000. Tidak hanya itu saja tetapi hubungan sang pemain dengan Chelsea semakin buruk akibat masalah pemutusan kontrak kerja.

Mateja Kezman (5,3MP)

Kezman mendapatkan masalah yang sama dengan Fernando Torres saat ini. Ia sama sekali gagal memperbaiki reputasinya di Stamford Bridge. Hanya 7 gol yang bisa ia lesakkan dalam 40 pertandingan selama memperkuat Chelsea

Gol terindah Kezman mungkin terjadi pada Final Piala Carling yang berujung gelar pertama Chelsea di era Roman Abramovich. Sayang, karirnya di Inggris berujung tragis bagi sang pemain.

Franco Di Santo (5MP)

Digadang-gadang bakalan menjadi bomber hebat di era Abramovich karena banyak yang mengincar Di Santo pada saat ia masih bermain di kampung halamannya. Namun ekspektasi yang berlebihan kepadanya membuat ia menjadi tidak berkembang sesuai dengan yang diharapkan sehingga ia lebih sering duduk di bangku cadangan padahal ia sempat menjadi pemain dengan nomor punggung 9 di Chelsea.

 

 
Leave a comment

Posted by on May 1, 2013 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: